XPOSE TV JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis yang jadi Program Unggulan Pemerintahan Prabowo_ Gibran ternyata menuai cerita pro-kontra dimasyarakat seperti ada benang merah dengan kondisi pasar.
Naik nya beberapa harga komoditas dipasar tradisional seperti minyak goreng, telur, terigu, cabe rawit bawang merah ,.bawang putih.sayurmayur sudah terasa bukan rahasia umum dibincangkan warga.
Ketika pedagang ditanya, mereka beralasan kondisi dibeberapa sentra produksi tentang musibah bencana alam, anomali cuaca ekstrem sehingga transportasi tersendat-sendat mengakibatkan biaya angkut yang berubah drastis.
Yang paling sering disebut terjadinya keracunan makanan setelah disantap siswa-siswi sekolah Dan korban berjatuhan tidak sedikit,umumnya anak anak usia sekolah,dasarsampai menengah, . Ini tentu fakta yang tak dapat kita abaikan karena cepatnya informasi didapatkan dari mana saja apalagi era digital kini. Dalam hitungan detikberita ini tersaji digadget kita
Bahkan bikin terkaget kaget terjadi nya korupsi dugaan penyimpangan pemborosan dan tata kelola anggaran MBG dilingkungan Badan Gizi Nasional yang menelan kerugian negara triliunan.
Adapun sebenarnya Makan Bergizi Gratis ini baik tujuannya dengan sasaran persiapan generasi emas Indonesia. Namun dilapangan?
Prasarana untuk menjadi pengelola Dapur MBG pun tak sembarangan. Mulai tenaga ahli gizi sampai chef memang melalui proses yang ketat.Bahkan perekrutan melibatkan pemangku wilayah setempat, dimana Dapur SPPG, sebut saja Dapur MBG didirikan.Sehingga quality control seharusnya terjaga sampai ke tangan yang berhak menerima. Terjadi nya beragam kasus tetap akan dievaluasi agar tidak ditemukan lagi hal hal bermasalah. Sanksi tegas harus dijalankan dengan menelusuri proses yang terjadi
Nampak nya masyarakat mulai ada reaksi (11/8)
,Di Jakarta tepatnya Perumahan Pulogebang PermaiJakarta Timurterutama ditemukan beberapa spanduk penolakan pembangunan infrastruktur dan kegiatan Dapur MBG, seperti yang ditemukan di wilayah Perumahan Pulogebang Permai Jakarta timur tersebut.
Menurut warga yang tidak mau disebut namanya,, "kami sudah mengajukan keberatan, mengingat ini wilayah pemukiman dan hunian, namun tidak digubris, "keluhnya saasa'att ditanyakan tentang spanduk penolakan
Bagaimana cara solusinya, semoga ada jalan tengah dalam hal ini. .
Nanang jkt







