Iklan Head

Health

Kapolda Sulsel Resmi Luncurkan Operasi Patuh Pallawa 2026, Edukasi Humanis Jadi Fokus Utama

Senin, 26 Oktober 2026, Oktober 26, 2026 WIB Last Updated 2026-10-26T06:45:49Z

Kapolda

MAKASSAR,Sulsel
— Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026 di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh Wakapolda Sulsel, Danpomdam XIV/Hasanuddin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Kepala Satpol PP Provinsi Sulsel, Kepala PT Jasa Raharja Provinsi Sulsel, para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan operasi ini.

 

Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan kendaraan bermotor. Menghadapi kondisi tersebut, seluruh personel diminta meningkatkan profesionalisme sekaligus mengedepankan pendekatan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan masyarakat, bukan sekadar penindakan semata.

 

"Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas, hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi kebijakan dan pelayanan. Hal ini sejalan dengan doktrin utama dan visi kepemimpinan Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat," tegas Kapolda.

 

Operasi Patuh Pallawa 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026. Fokus penindakan diarahkan pada delapan jenis pelanggaran prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan ODOL.

 

Meski demikian, pendekatan utama yang diutamakan adalah langkah preemtif dan preventif melalui edukasi yang persuasif dan humanis, didukung penegakan hukum secara elektronik menggunakan ETLE statis maupun mobile. Kapolda juga menekankan bahwa ketertiban berlalu lintas sejatinya tumbuh dari kesadaran masing-masing individu, bukan semata-mata karena kehadiran petugas di jalan.

 

"Ketertiban berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya petugas, melainkan karena tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab dari setiap individu. Karena itu, kita harus terus membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," ujarnya.

 

Pelaksanaan operasi ini diharapkan dapat berjalan transparan, profesional, dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat, sehingga tercipta budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Komentar

Tampilkan

  • Kapolda Sulsel Resmi Luncurkan Operasi Patuh Pallawa 2026, Edukasi Humanis Jadi Fokus Utama
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Google News


 

LOWONGAN KERJA


 

VERIFIKASI

 


JMSI

 


LAPAS


 

SMARTFREN


 

KEMENDESA

 


Topik Populer

Banner