Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Antisipasi Kekeringan 2026, Lamongan Perkuat Strategi dan Tegaskan Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional

Antisipasi Kekeringan 2026, Lamongan Perkuat Strategi dan Tegaskan Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional

PEMERINTAH |
April 20, 2026
Senin, 20 April 2026 April 20, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:59:06Z
Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi Atasi Persoalan Sampah

Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi Atasi Persoalan Sampah

PEMERINTAH |
April 16, 2026
Kamis, 16 April 2026 April 16, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:57:40Z
MTQ Ke XXVIII Resmi Ditutup, Pembinaan Berkelanjutan Jadi Komitmen Utama

MTQ Ke XXVIII Resmi Ditutup, Pembinaan Berkelanjutan Jadi Komitmen Utama

PEMERINTAH |
April 15, 2026
Rabu, 15 April 2026 April 15, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:56:14Z
Wabup Dirham Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur 2026

Wabup Dirham Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur 2026

PEMERINTAH |
April 14, 2026
Selasa, 14 April 2026 April 14, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:54:31Z
Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran   Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tahun 2026 dengan kegiatan Khotmil Quran yang dilaksanakan secara serentak di seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lamongan secara offline dan online (Zoom), Selasa (14/4) di Pendopo Lokatantra.  Disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan, Khotmil Quran juga digelar sebagai bagian dari upaya menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII tingkat Kabupaten Lamongan.  “Alhamdulillah, pagi ini Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk melaksanakan khotmil Quran dalam rangka menyukseskan MTQ ke XXVIII tingkat Kabupaten Lamongan, sekaligus memulai rangkaian HJL ke-457 tahun 2026,” tuturnya.  Nalikan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan Khotmil Quran tidak hanya menjadi bagian dari seremonial pembukaan, namun juga sebagai ikhtiar untuk memohon keberkahan bagi masyarakat Lamongan, khususnya dalam pelaksanaan MTQ yang akan dibuka pada sore hari ini dan ditutup keesokan harinya.  “Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita memperoleh keberkahan. Harapannya, para kafilah dapat menjadi yang terbaik dan nantinya mewakili Lamongan di tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Nalikan.  Lebih lanjut, Nalikan menjelaskan bahwa khotmil Quran merupakan agenda rutin yang selalu mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan setiap tahunnya, sebagai bentuk penguatan spiritual dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.  “Setiap tahun kita awali dengan khotmil Quran agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan senantiasa mendapatkan keberkahan. Ini penting, agar pemerintah bersama masyarakat dapat terus bersinergi dalam menyukseskan 15 program prioritas daerah,” jelasnya.  Ia juga berharap, melalui kegiatan tersebut, semangat pengabdian aparatur pemerintah semakin meningkat dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tahun 2026 dengan kegiatan Khotmil Quran yang dilaksanakan secara serentak di seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lamongan secara offline dan online (Zoom), Selasa (14/4) di Pendopo Lokatantra. Disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan, Khotmil Quran juga digelar sebagai bagian dari upaya menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII tingkat Kabupaten Lamongan. “Alhamdulillah, pagi ini Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk melaksanakan khotmil Quran dalam rangka menyukseskan MTQ ke XXVIII tingkat Kabupaten Lamongan, sekaligus memulai rangkaian HJL ke-457 tahun 2026,” tuturnya. Nalikan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan Khotmil Quran tidak hanya menjadi bagian dari seremonial pembukaan, namun juga sebagai ikhtiar untuk memohon keberkahan bagi masyarakat Lamongan, khususnya dalam pelaksanaan MTQ yang akan dibuka pada sore hari ini dan ditutup keesokan harinya. “Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita memperoleh keberkahan. Harapannya, para kafilah dapat menjadi yang terbaik dan nantinya mewakili Lamongan di tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Nalikan. Lebih lanjut, Nalikan menjelaskan bahwa khotmil Quran merupakan agenda rutin yang selalu mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan setiap tahunnya, sebagai bentuk penguatan spiritual dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah. “Setiap tahun kita awali dengan khotmil Quran agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan senantiasa mendapatkan keberkahan. Ini penting, agar pemerintah bersama masyarakat dapat terus bersinergi dalam menyukseskan 15 program prioritas daerah,” jelasnya. Ia juga berharap, melalui kegiatan tersebut, semangat pengabdian aparatur pemerintah semakin meningkat dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

PEMERINTAH |
April 14, 2026
April 14, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:52:59Z
Bupati Yes Raih Top Pembina BUMD 2026

Bupati Yes Raih Top Pembina BUMD 2026

PEMERINTAH |
April 13, 2026
Senin, 13 April 2026 April 13, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:51:32Z
Halal Bihalal dan Bincang Bisnis Kader, Perkuat Kemandirian Masyarakat Berbasis Pemberdayaan

Halal Bihalal dan Bincang Bisnis Kader, Perkuat Kemandirian Masyarakat Berbasis Pemberdayaan

PEMERINTAH |
April 11, 2026
Sabtu, 11 April 2026 April 11, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:49:54Z
Kabupaten Lamongan Akan Segera Terima Bantuan Sarana Irigasi

Kabupaten Lamongan Akan Segera Terima Bantuan Sarana Irigasi

PEMERINTAH |
April 10, 2026
Jumat, 10 April 2026 April 10, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:48:23Z
DYK Provinsi Jatim Gelar Pertemuan Daerah di Lamongan

DYK Provinsi Jatim Gelar Pertemuan Daerah di Lamongan

PEMERINTAH |
April 10, 2026
April 10, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:46:46Z
Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru Penurunan Stunting

Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru Penurunan Stunting

PEMERINTAH |
April 09, 2026
Kamis, 09 April 2026 April 09, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:45:12Z
  Pemkab Lamongan Lanjutkan Jam

Pemkab Lamongan Lanjutkan Jam

PEMERINTAH |
April 08, 2026
Rabu, 08 April 2026 April 08, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:43:25Z
Samakan Persepsi Hadapi Perubahan Pola Kerja, Bupati Yes Pimpin Leaders Brief

Samakan Persepsi Hadapi Perubahan Pola Kerja, Bupati Yes Pimpin Leaders Brief

PEMERINTAH |
April 08, 2026
April 08, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:41:13Z
Pemkab Lamongan Dukung Kegiatan Positif Pemuda Guna Siapkan Generasi Emas

Pemkab Lamongan Dukung Kegiatan Positif Pemuda Guna Siapkan Generasi Emas

PEMERINTAH |
April 04, 2026
Sabtu, 04 April 2026 April 04, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:39:29Z
Pemkab Lamongan Implementasikan Efisiensi Energi   Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah. Terkait penyesuaian akan pelaksananaan tugas kedinasan bagi ASN guna mendukung percepatan transformasi budaya kerja ASN yang lebih efektif dan efisien di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan.  Dituturkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin apel pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten, Kamis (2/4) di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, penerapan tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik.   Penerapan kebijakan penyesuaian pola kerja ASN melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara selektif yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat, khusus bagi pegawai yang tidak memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat maupun tugas administratif tertentu.   Sementara itu, perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan publik tetap menjalankan tugas dari kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin keberlangsungan layanan secara optimal.  "Mulai hari ini kita melaksanakan implementasi transformasi budaya kerja ASN sebagaimana arahan pemerintah pusat, termasuk penerapan pola kerja Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO),” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.  Dalam ketentuan tersebut juga diserukan agar seluruh perangkat daerah melakukan penghematan biaya operasional kantor, meliputi penggunaan listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan air secara bijak dan terukur.   Upaya efisiensi juga dilakukan melalui pembatasan penggunaan fasilitas kantor seperti pendingin ruangan (AC), lift, serta kendaraan dinas. Selain itu, perjalanan dinas dikurangi hingga 50 persen sebagai langkah optimalisasi anggaran.  Kebijakan yang ditetapkan dalam rangka efisiensi energi di tengah kondisi krisis energi yang melanda berbagai negara ini, juga mengatur bahwa pelaksanaan WFH dilakukan secara selektif dan terukur, dengan mempertimbangkan efektivitas kinerja serta kebutuhan organisasi.   Setiap perangkat daerah diwajibkan melakukan pendataan pegawai yang melaksanakan WFH, termasuk lokasi pelaksanaan tugas, yang kemudian direkap oleh pejabat kepegawaian dan dilaporkan kepada BKPSDM Kabupaten Lamongan.  "Melalui kebijakan ini, ASN diharapkan mampu beradaptasi dengan pola kerja yang lebih fleksibel namun tetap produktif," jelasnya.  Pak Yes menegaskan bahwa penerapan WFH dan WFO tidak boleh disalahartikan sebagai pengurangan beban kerja.   “Jangan sampai kebijakan ini dianggap sebagai long weekend. Adanya efisiensi ini tidak boleh mengurangi produktivitas kerja. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap 100 persen,” tegasnya.  Pada kesempatan tersebut jumlah PNS yang diambil sumpah janjinya pada pagi ini sebanyak 509 orang. Dengan rincian 501 orang formasi CPNS tahun 2024, 1 orang lulusan PKN STAN, 2 orang lulusan IPDN, dan 5 orang lulusan STTD.  Melalui pelantikan ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.

Pemkab Lamongan Implementasikan Efisiensi Energi Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah. Terkait penyesuaian akan pelaksananaan tugas kedinasan bagi ASN guna mendukung percepatan transformasi budaya kerja ASN yang lebih efektif dan efisien di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan. Dituturkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin apel pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten, Kamis (2/4) di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, penerapan tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik. Penerapan kebijakan penyesuaian pola kerja ASN melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara selektif yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat, khusus bagi pegawai yang tidak memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat maupun tugas administratif tertentu. Sementara itu, perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan publik tetap menjalankan tugas dari kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin keberlangsungan layanan secara optimal. "Mulai hari ini kita melaksanakan implementasi transformasi budaya kerja ASN sebagaimana arahan pemerintah pusat, termasuk penerapan pola kerja Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO),” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes. Dalam ketentuan tersebut juga diserukan agar seluruh perangkat daerah melakukan penghematan biaya operasional kantor, meliputi penggunaan listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan air secara bijak dan terukur. Upaya efisiensi juga dilakukan melalui pembatasan penggunaan fasilitas kantor seperti pendingin ruangan (AC), lift, serta kendaraan dinas. Selain itu, perjalanan dinas dikurangi hingga 50 persen sebagai langkah optimalisasi anggaran. Kebijakan yang ditetapkan dalam rangka efisiensi energi di tengah kondisi krisis energi yang melanda berbagai negara ini, juga mengatur bahwa pelaksanaan WFH dilakukan secara selektif dan terukur, dengan mempertimbangkan efektivitas kinerja serta kebutuhan organisasi. Setiap perangkat daerah diwajibkan melakukan pendataan pegawai yang melaksanakan WFH, termasuk lokasi pelaksanaan tugas, yang kemudian direkap oleh pejabat kepegawaian dan dilaporkan kepada BKPSDM Kabupaten Lamongan. "Melalui kebijakan ini, ASN diharapkan mampu beradaptasi dengan pola kerja yang lebih fleksibel namun tetap produktif," jelasnya. Pak Yes menegaskan bahwa penerapan WFH dan WFO tidak boleh disalahartikan sebagai pengurangan beban kerja. “Jangan sampai kebijakan ini dianggap sebagai long weekend. Adanya efisiensi ini tidak boleh mengurangi produktivitas kerja. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap 100 persen,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut jumlah PNS yang diambil sumpah janjinya pada pagi ini sebanyak 509 orang. Dengan rincian 501 orang formasi CPNS tahun 2024, 1 orang lulusan PKN STAN, 2 orang lulusan IPDN, dan 5 orang lulusan STTD. Melalui pelantikan ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.

PEMERINTAH |
April 02, 2026
Kamis, 02 April 2026 April 02, 2026 WIB 0 Views
Last Updated 2026-07-11T03:37:16Z