Aklamasi Penuh! Afriansyah (Aaf) Nahkodai KILL Kalimantan Barat Periode 2026–2031, Adhy Black: "Jaga Marwah Melayu, Perkuat Solidaritas Laskar"

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Aklamasi Penuh! Afriansyah (Aaf) Nahkodai KILL Kalimantan Barat Periode 2026–2031, Adhy Black: "Jaga Marwah Melayu, Perkuat Solidaritas Laskar"

Minggu, 19 Juli 2026 | Juli 19, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-07-19T06:44:55Z

XPOSETV//Pontianak, Kalimantan | 19 Juli 2026 – Musyawarah Besar (MUBES) I Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) Provinsi Kalimantan Barat resmi mencatat tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi. Forum permusyawaratan tertinggi KILL yang digelar di Hotel Harris Pontianak secara bulat menetapkan Afriansyah, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Aaf, sebagai Komandan KILL Provinsi Kalimantan Barat Periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.


MUBES I dibuka secara resmi oleh Panglima Besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat, Hadi Firmansyah (Adhy Black). Turut memimpin jalannya persidangan Ketua Steering Committee (SC) Danny Kurniawan, S.T., didampingi Amir Hamzah dan Sulaiman selaku Sekretaris SC bersama seluruh anggota Steering Committee.


Sejak proses penjaringan dimulai, terdapat tiga bakal calon yang digadang-gadang memimpin KILL Kalimantan Barat. Namun, setelah seluruh tahapan verifikasi administrasi dan persyaratan organisasi dilaksanakan, hanya Afriansyah (Aaf) yang dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan pencalonan. Atas dasar tersebut, seluruh peserta MUBES memberikan dukungan penuh dan menetapkannya secara aklamasi sebagai Komandan KILL yang baru.


Dalam sambutan pembukaannya, Panglima Besar Hadi Firmansyah (Adhy Black) menegaskan bahwa MUBES bukan hanya forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.


«"Laskar Pemuda Melayu harus menjadi organisasi yang semakin dewasa, solid, disiplin, dan bermartabat. KILL adalah garda terdepan organisasi. Karena itu, saya mengajak seluruh laskar untuk menjaga marwah Melayu, memperkuat solidaritas, menghormati keputusan organisasi, serta terus mengabdi kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan persaudaraan."»


Adhy Black juga menekankan bahwa tidak ada lagi sekat-sekat setelah MUBES. Seluruh kader diminta kembali bersatu, mempererat ukhuwah organisasi, dan bersama-sama membangun KILL menjadi organisasi yang semakin profesional, berwibawa, dan dicintai masyarakat.


Sementara itu, Komandan KILL terpilih Afriansyah (Aaf) menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan seluruh peserta MUBES. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan tanggung jawab besar untuk membawa KILL semakin maju.


«"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh keluarga besar KILL. Saya mengajak seluruh komandan wilayah, anggota, dan kader untuk merapatkan barisan, menghilangkan perbedaan yang muncul selama proses MUBES, serta bersama-sama membangun organisasi yang disiplin, loyal, dan berintegritas."»


Menurut Aaf, kepengurusan periode 2026–2031 akan difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat daerah, peningkatan kualitas sumber daya kader, pembinaan kedisiplinan anggota, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah demi menjaga keamanan, ketertiban, serta nilai-nilai budaya Melayu di Kalimantan Barat.


MUBES I juga menjadi simbol kedewasaan organisasi dalam menjalankan mekanisme demokrasi internal. Keputusan yang lahir melalui musyawarah dan aklamasi diharapkan menjadi fondasi kuat bagi persatuan seluruh keluarga besar KILL sebagai bagian dari Laskar Pemuda Melayu Kalimantan Barat.


Dengan kepemimpinan baru, KILL diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai organisasi yang menjunjung tinggi loyalitas, disiplin, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam MUBES I menjadi modal penting untuk mengawal visi organisasi dalam menjaga marwah Melayu serta berkontribusi positif bagi pembangunan Kalimantan Barat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Adi)

Narsum: Tim Humas DPP LPM  Kalbar

×
Berita Terbaru Update