XPOSETV// KEDIRI — Di bawah terik matahari pagi, hamparan hijau persawahan di Dusun Cabak, Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, tampak kontras dengan suasana hangat yang terjalin di atas pematang sawah, Selasa (21/7/2026). Seorang anggota kepolisian berseragam tampak berdialog akrab dengan petani lokal yang tengah bersiap memanen hasil jerih payahnya.
Bagi sebagian orang, kehadiran polisi di ladang mungkin memunculkan tanya. Namun, bagi warga Desa Kerep, langkah tegap berseragam cokelat tersebut kini telah menjadi simbol pengayoman yang melekat hingga ke akar rumput. Sosok tersebut adalah Aiptu Moh. Syafiudin, Bhabinkamtibmas Desa Kerep dari Polsek Tarokan. Kehadirannya di tengah ladang bukan sekadar menjalankan patroli rutin, melainkan wujud nyata dedikasi dan gerak cepat kepolisian dalam mengawal program strategis nasional guna mewujudkan ketahanan serta swasembada pangan.
Di balik deretan tongkol jagung yang siap dipetik di Dusun Cabak, tersimpan cerita tentang ketekunan yang panjang. Berbulan-bulan lamanya, para petani seperti Bapak Muja'et mencangkul tanah, menebar pupuk, dan merawat tanaman dengan penuh harap.
Bagi seorang petani, tanah adalah sumber kehidupan, dan hasil panen adalah napas bagi keluarga. Langkah kaki Aiptu Syafiudin menyusuri jalan pematang sawah membawa pesan mendalam bahwa negara, melalui aparat kepolisian, hadir merangkul dan membersamai denyut nadi masyarakat kecil.
"Kehadiran kami di sini untuk memastikan proses pertanian berjalan lancar, sekaligus memberikan edukasi dan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengolah lahan demi memperkuat lumbung pangan kita," ujar Aiptu Syafiudin di sela-sela kegiatannya menemui Bapak Muja'et di RT 02 RW 02 Dusun Cabak.
Pendekatan dialogis ini menegaskan komitmen institusi kepolisian bahwa seragam yang dikenakan tidak hanya berfungsi menjaga keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis yang peduli terhadap kesejahteraan sosial serta ekonomi warga.
Langkah humanis ini merupakan tindak lanjut langsung atas petunjuk serta arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, serta instruksi tegas dari Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. Jajaran kepolisian bergerak proaktif mendampingi masyarakat agraris, membuktikan bahwa Polri senantiasa hadir di garis terdepan dalam menyukseskan program Asta Cita pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
Melalui sinergi yang diinisiasi oleh jajaran Polres Kediri Kota di bawah semangat "Sekartaji" (Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji), Polsek Tarokan menyampaikan pesan moral bagi seluruh masyarakat:
"Swasembada pangan bukan hanya tentang angka atau kemandirian negara, tetapi tentang senyum seorang petani yang keluarganya tercukupi dari hasil bumi yang mereka rawat dengan cinta."
Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang dan pengecekan sektor pertanian ini merupakan panggilan hati untuk membersamai perjuangan masyarakat desa.
"Petani adalah pahlawan yang merawat kehidupan kita semua dari atas tanah yang subur. Kami di Polsek Tarokan ingin para petani tahu bahwa peluh dan lelah mereka tidak pernah luput dari perhatian kami. Polri berdiri tegak di samping petani, menjaga asa, memastikan hasil bumi aman, dan berjalan bersama demi kemakmuran serta ketahanan pangan yang kita cita-citakan," tutur AKP Priyo dengan penuh kehangatan.
AKP Priyo juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus mengoptimalkan peran para Bhabinkamtibmas di lapangan agar aktif mendengarkan kendala yang dihadapi petani, mulai dari masalah distribusi pupuk hingga keamanan hasil panen. "Kami ingin memastikan tidak ada petani yang merasa sendirian. Apapun kendala di lapangan, mari kita selesaikan bersama demi kelancaran lumbung pangan di wilayah Tarokan," pungkasnya.
Di sela-sela kegiatan pengawalan ketahanan pangan tersebut, AKP Priyo Hadistyo turut menyampaikan pesan dan imbauan penting kepada masyarakat luas, khususnya warga Kecamatan Tarokan, agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Kami mengajak seluruh warga Kecamatan Tarokan untuk terus memperkuat kepedulian antartetangga dan menjaga keharmonisan lingkungan. Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, jangan ragu untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau langsung datang ke Polsek Tarokan agar bisa segera ditangani dengan cepat," imbau AKP Priyo.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan pengecekan, edukasi ketahanan pangan, serta pesan kamtibmas di area persawahan Dusun Cabak tersebut berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali, serta membawa angin segar bagi para petani di Kecamatan Tarokan. ( Yanto).






