DOA AKBAR 17 SYAFAR 1448 H JADI MOMENTUM PENGUATAN TRADISI ISLAM GORONTALO

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

DOA AKBAR 17 SYAFAR 1448 H JADI MOMENTUM PENGUATAN TRADISI ISLAM GORONTALO

Minggu, 02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-08-02T07:09:26Z

 


Xposetv Gorontalo Kota , KABGOR - Ribuan jamaah memadati pelaksanaan Doa Akbar 17 Syafar 1448 Hijriah, yang dirangkaikan dengan Peringatan Ilmu Ilomata ke-74 serta Milad ke-5 Yayasan Pohuli Ilmu Ilomata (YPII). Kegiatan yang menjadi tradisi sakral masyarakat Gorontalo ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.


Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga menjadi forum silaturahmi akbar bagi para pengikut dan pengamal Ilmu Ilomata dari berbagai wilayah. Tercatat hadir pimpinan cabang dan ranting YPII dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, hingga perwakilan dari luar daerah seperti Bolaang Mongondow Raya (Bolmong Raya) Sulawesi Utara.


Kegiatan Doa Akbar ini merupakan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun selama puluhan tahun. Tradisi ini menjadi wadah utama dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta menjaga kelestarian tradisi keagamaan khas Gorontalo yang bersumber dari ajaran Islam.


Pemda Gorontalo: YPII Mitra Strategis Pembangunan Mental Spiritual


Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan perhatian serius terhadap eksistensi YPII. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus yang berhalangan hadir, mengutus Dr. Sugondo Makmur untuk mewakili pemerintah daerah.


Dalam sambutannya, Sugondo Makmur menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi YPII dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus melakukan pembinaan kehidupan masyarakat melalui pendekatan spiritual yang moderat dan membumi.


Menurutnya, kehadiran YPII sangat relevan dengan visi pembangunan daerah yang tidak hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga membangun manusia yang berkarakter dan religius.


“Pohuli Ilmu Ilomata merupakan bagian dari ikhtiar besar untuk menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan bermasyarakat. Yang dibangun oleh yayasan ini bukan hanya soal pemahaman teks, tetapi juga penghayatan dan pengamalan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sugondo di hadapan jamaah.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun masyarakat. Dibutuhkan peran organisasi keagamaan seperti YPII.


“Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap YPII terus mengambil peran sentral sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Terutama melalui pembinaan keagamaan, penguatan moral, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk,” katanya.


Perkuat Struktur Organisasi Hingga Luar Gorontalo


Momentum Milad ke-5 ini juga menjadi tonggak ekspansi organisasi YPII. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Yayasan Pohuli Ilmu Ilomata, Ismail Idrus Nusi, secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru YPII untuk wilayah Kabupaten Bone Bolango dan wilayah Bolmong Raya, Sulawesi Utara. ( Rep : AT )

×
Berita Terbaru Update