Sutan G. Diraksa Tegaskan Pelantikan 10 Ketua DPC Hanura NTB Jadi Awal Konsolidasi Besar Menuju Kemenangan Pemilu 2029

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sutan G. Diraksa Tegaskan Pelantikan 10 Ketua DPC Hanura NTB Jadi Awal Konsolidasi Besar Menuju Kemenangan Pemilu 2029

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-08-01T11:11:25Z


XPOSETV//Mataram, NTB – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPPILU) DPD Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sutan G. Diraksa, SE, menegaskan bahwa pelantikan jajaran pengurus DPD serta 10 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura se-NTB bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum penting dimulainya konsolidasi politik secara menyeluruh menuju target kemenangan pada Pemilu 2029.


Pernyataan tersebut disampaikan Sutan usai pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai Hanura se-Provinsi NTB yang digelar di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Sabtu (1/8/2026).


Menurutnya, dengan telah terbentuknya kepengurusan lengkap di seluruh kabupaten/kota di NTB, Partai Hanura kini memiliki fondasi organisasi yang lebih kuat untuk menjalankan agenda konsolidasi, kaderisasi, serta penguatan mesin politik hingga ke tingkat akar rumput.


Pelantikan tersebut diikuti oleh pengurus DPD Partai Hanura NTB bersama pengurus dari 10 DPC, yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, Kota Bima, serta Kota Mataram.


Pelantikan Menjadi Titik Awal Penguatan Mesin Politik

Sutan menegaskan bahwa BAPPILU akan menjadi garda terdepan dalam menyusun strategi pemenangan partai dengan memastikan seluruh struktur organisasi bekerja aktif di tengah masyarakat.


"Pelantikan 10 Ketua DPC ini menandai bahwa Hanura NTB sekarang memiliki komando di setiap kabupaten dan kota. Tugas BAPPILU adalah memastikan mesin politik bergerak nyata menyentuh masyarakat dari desa ke desa, dari komunitas ke komunitas," tegasnya.


Ia menilai keberadaan struktur partai yang lengkap harus diikuti dengan kerja politik yang terukur dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan elektabilitas Hanura menjelang kontestasi politik mendatang.


Rekrutmen Kader Baru Jadi Prioritas

Selain memperkuat organisasi, BAPPILU Hanura NTB juga akan memprioritaskan kaderisasi dan rekrutmen politik yang lebih terbuka.


Sutan menyebut Hanura membutuhkan figur-figur baru yang memiliki kapasitas dan kedekatan dengan masyarakat.


"Kita membutuhkan darah baru. Anak muda, perempuan, tokoh masyarakat, kalangan profesional, hingga pelaku UMKM harus diberi ruang untuk bergabung dan dipersiapkan menjadi calon legislatif. Rekrutmen akan dilakukan secara terbuka, berbasis meritokrasi dan mempertimbangkan elektabilitas di daerah masing-masing," ujarnya.


Hanura Diminta Hadir Membawa Solusi

Dalam arahannya kepada seluruh Ketua DPC yang baru dilantik, Sutan mengingatkan bahwa masyarakat saat ini menginginkan solusi nyata, bukan sekadar retorika politik.


Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui kerja langsung yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Rakyat tidak membutuhkan orasi panjang. Mereka membutuhkan bukti. Saya meminta seluruh DPC segera turun ke lapangan, menyusun program nyata bersama masyarakat. Itulah cara terbaik membangun kepercayaan publik terhadap Partai Hanura," katanya.


Ia menambahkan, sejumlah isu yang harus menjadi perhatian kader Hanura di NTB antara lain penciptaan lapangan kerja, stabilisasi harga komoditas, penguatan sektor pariwisata berkelanjutan, serta pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.


Target Besar Hanura pada Pemilu 2029

Mengusung semangat "Hanura Bangkit, Jaya, Menang", BAPPILU Hanura NTB menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi di DPRD Kabupaten/Kota maupun DPRD Provinsi NTB pada Pemilu 2029.


"Kita tidak bermain di zona nyaman. Kita bekerja untuk menang. Target kita realistis, tetapi harus diperjuangkan secara maksimal melalui kerja politik yang terukur," ujar Sutan.


Soliditas dan Disiplin Menjadi Kunci

Sutan juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga soliditas organisasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan DPD, DPP maupun masyarakat.


Menurutnya, disiplin organisasi merupakan fondasi utama agar partai tetap solid menghadapi dinamika politik menjelang tahun-tahun pemilu.


"Saya meminta seluruh Ketua DPC menjaga marwah partai. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh tingkatan organisasi dan masyarakat. Disiplin partai adalah harga mati agar kita tidak mudah dipecah-belah," tegasnya.


Tiga Agenda Prioritas 100 Hari Pertama

Sebagai langkah awal pascapelantikan, BAPPILU DPD Hanura NTB memberikan tiga arahan utama yang wajib dijalankan seluruh Ketua DPC dalam 100 hari pertama masa kepengurusan, yaitu:


1. Melaksanakan konsolidasi internal secara rutin bersama pengurus DPC, PAC, hingga ranting minimal satu kali setiap bulan.

2. Melakukan pemetaan politik daerah, termasuk potensi calon legislatif, kekuatan partai politik lain, serta isu-isu strategis di masing-masing wilayah.

3. Menjalankan sedikitnya dua program sosial kemasyarakatan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat sebelum akhir tahun 2026.


Sutan menekankan bahwa kebangkitan Hanura harus dimulai dari inisiatif kader di daerah.


"Jangan menunggu instruksi dari atas. Inisiatif dari bawah akan membuat Hanura kembali hidup dan semakin dekat dengan masyarakat NTB," ujarnya.


Awal Perjuangan Menuju Kebangkitan Hanura NTB

Menutup keterangannya, Sutan menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari kerja politik yang sesungguhnya.


"Dengan kepengurusan DPD yang solid, 10 DPC yang telah terbentuk secara lengkap, serta dukungan penuh dari DPP Partai Hanura, saya optimistis Hanura NTB akan bangkit dan mampu meraih hasil terbaik pada Pemilu 2029. Politik sejatinya adalah tentang pengabdian kepada rakyat, bukan semata-mata mengejar jabatan," pungkasnya.


Rangkaian pelantikan ditutup dengan pembacaan ikrar pengurus serta sesi foto bersama seluruh jajaran DPD dan DPC Partai Hanura se-Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai simbol komitmen memperkuat soliditas organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang. (H A)

×
Berita Terbaru Update