Xposetv. Live Kota Gorontalo, Jumat,25 September 2026 AKPERSI Provinsi Gorontalo melayangkan kritik keras terhadap transparansi penanganan perkara yang menjadi perhatian publik. Kamis, 24 September 2026 ( Kemarin ).
Organisasi tersebut mendesak Polda Gorontalo, Polresta Gorontalo Kota, serta Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo untuk membuka seluruh fakta yang relevan dan dapat disampaikan kepada masyarakat sesuai kewenangan masing-masing.
Desakan tersebut muncul seiring berkembangnya berbagai pertanyaan publik terkait proses penanganan laporan, mekanisme pengambilan keputusan, hingga aspek administrasi dan profesionalisme yang menjadi sorotan dalam perkara tersebut.
AKPERSI menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari akuntabilitas institusi publik dan diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Menurut AKPERSI, setiap institusi yang terlibat harus mampu memberikan penjelasan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan.
Publik berhak mengetahui bagaimana fakta-fakta, alat bukti, keterangan saksi, hasil pemeriksaan, serta dokumen pendukung lainnya diproses dalam koridor hukum dan prosedur yang berlaku.
AKPERSI menegaskan bahwa keterbukaan bukan hanya menjadi kebutuhan publik, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menghindari spekulasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip keadilan, profesionalitas, serta akuntabilitas institusi negara.
Karena itu, Polda Gorontalo, Polresta Gorontalo Kota, dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo didesak untuk memberikan penjelasan yang komprehensif terkait berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, sehingga tidak muncul ruang keraguan terhadap integritas proses yang sedang berlangsung. ( Red )







