GOWA, Sulsel — Persoalan penanganan sampah di Kabupaten Gowa kini ditangani langsung oleh pimpinan daerah, setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta seluruh jajarannya dinilai tidak melaksanakan perintah yang telah diberikan oleh Bupati Gowa terkait pengelolaan kebersihan lingkungan.
Merespons ketidak berlangsungan tugas tersebut, Bupati Gowa mengambil langkah tegas dengan memerintahkan Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa turun langsung ke lapangan guna mengkoordinasikan upaya penanganan sampah secara menyeluruh.
PLH Sekda Gowa kemudian mengerahkan sejumlah elemen untuk mengambil alih sementara tugas petugas kebersihan yang seharusnya dilaksanakan oleh jajaran DLH. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), serta kelompok pemuda peduli lingkungan kini turun ke berbagai titik guna membantu membersihkan tumpukan sampah yang menumpuk.
Tidak hanya tenaga pelaksana, sarana pengangkutan sampah pun mengalami penggantian sementara. Pasalnya, armada truk sampah milik DLH Kabupaten Gowa belum dapat beroperasi secara maksimal untuk mengangkut tumpukan sampah yang ada di seluruh wilayah.
Untuk menutupi kekurangan armada tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa menerima dan mengerahkan bantuan truk sampah milik sejumlah desa, serta sejumlah unit dump truk yang disumbangkan oleh para pengusaha yang beroperasi di wilayah Gowa. Seluruh armada bantuan ini telah dikerahkan mulai Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata gerakan bersama peduli sampah yang digalakkan pemerintah daerah. Dengan melibatkan beragam unsur kekuatan daerah, diharapkan tumpukan sampah yang menumpuk dapat segera tertangani dan lingkungan kembali bersih.
Langkah ini juga menunjukkan komitmen pimpinan daerah agar pelayanan publik di bidang kebersihan tetap berjalan dan masyarakat tidak terganggu, meskipun instansi teknis terkait belum menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya. Pemerintah Kabupaten Gowa berharap seluruh elemen masyarakat turut mendukung gerakan ini demi kenyamanan bersama.







