XPOSETV//Mataram, NTB – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar di Kota Mataram, seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota se-NTB berkumpul untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyatukan langkah menuju kemenangan. (2026)
Forum strategis tersebut dihadiri Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan, S.Sos (Bang Leo), Sekretaris DPD Hanura NTB Yanuarie Alpi, SE, Ketua DPC Hanura Kabupaten Sumbawa Sahruddin Sandy LB, beserta para pengurus dan kader Hanura dari seluruh wilayah NTB.
Dalam pidato politiknya, Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan yang akrab disapa **Bang Leo** menegaskan bahwa Muscablub bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum kebangkitan Hanura di Bumi Gora.
"Kita berkumpul bukan untuk seremoni. Kita berkumpul untuk mengembalikan marwah Hanura sebagai rumah besar rakyat NTB," tegas Bang Leo disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Menurutnya, Hanura harus keluar dari zona nyaman dan mulai membangun gerakan politik yang lebih dekat dengan masyarakat melalui kerja nyata dan pengabdian.
Untuk mewujudkan target tersebut, Bang Leo memaparkan lima arah perjuangan yang wajib menjadi pedoman seluruh kader Hanura, mulai dari tingkat DPD hingga DPC.
Pertama, memperkuat soliditas organisasi dengan membangun satu komando, satu barisan, dan satu tujuan tanpa lagi membedakan kepentingan kabupaten maupun kota.
Kedua, menggerakkan seluruh kader agar turun langsung ke tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa politik Hanura adalah politik pengabdian, yaitu hadir mendengar aspirasi rakyat sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ketiga, mempercepat kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda, perempuan, dan tokoh masyarakat untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan Hanura.
Keempat, menyiapkan mesin pemenangan sejak dini dengan target menambah kursi DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, sekaligus merebut kembali kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB.
Kelima, menjadikan Hanura sebagai partai solusi yang fokus memperjuangkan isu-isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan sektor UMKM.
"Tidak ada kata lain selain menang. Dan kemenangan itu dimulai dari kerja nyata hari ini. Saya tidak ingin Hanura jadi penonton. Kita harus jadi pemain, jadi pemenang. Dan untuk menang, kita harus dicintai rakyat,", ujar Bang Leo penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Hanura Kabupaten Sumbawa, Sahruddin Sandy LB, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan baik sesuai aturan dan AD/ART Partai Hanura," ungkap Sandy.
Sementara itu, Sekretaris DPD Hanura NTB Yanuarie Alpi, SE menegaskan bahwa hasil Muscablub akan segera ditindaklanjuti melalui program-program nyata di seluruh daerah.
Menurutnya, instruksi Ketua DPD Hanura NTB sudah sangat jelas, yakni seluruh DPC diwajibkan menyusun dan menjalankan program kerja selama 100 hari ke depan yang langsung menyentuh masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.
"Instruksi Bang Leo jelas. Seratus hari ke depan seluruh DPC wajib memiliki program kerja nyata di dapil masing-masing. Kita bergerak bersama, turun ke bawah, untuk kemenangan 2029," tegas Yanuarie.
Menjelang penutupan Muscablub, seluruh peserta membacakan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk menjaga persatuan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memenangkan Partai Hanura pada Pemilu 2029.
Deklarasi tersebut menjadi simbol tekad bulat seluruh kader Hanura NTB untuk bergerak dalam satu barisan, memperluas basis dukungan masyarakat, dan mengembalikan kejayaan partai di tingkat daerah maupun nasional.
Mengakhiri sambutannya, Bang Leo mengajak seluruh kader menjadikan Muscablub sebagai titik awal kebangkitan Hanura di Nusa Tenggara Barat.
"Dengan semangat kebersamaan ini, saya yakin Hanura NTB akan kembali bangkit dan menjadi kekuatan besar di NTB. Mari rapikan barisan. Mari besarkan Hanura. Mari menangkan NTB," pungkasnya.
Muscablub Hanura NTB tahun 2026 pun menjadi momentum penting konsolidasi politik internal partai. Dengan semangat persatuan, kerja nyata, dan strategi pemenangan yang telah disusun, Hanura NTB optimistis menghadapi kontestasi politik 2029 serta menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat. (H A)






