Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Lombok Barat LAZ Di Muscab IX GAPENSI: Konstruksi Berbenah Harus Berani Berubah Dan Kuatkan Intergritas

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-07-02T07:36:09Z

Bupati Lombok Barat LAZ Di Muscab IX GAPENSI: Konstruksi Berbenah Harus Berani Berubah Dan Kuatkan Intergritas 















XPOSETV//Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat –  Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menjadi salah satu tokoh yang paling disorot dalam Musyawarah Cabang IX GAPENSI Kabupaten Lombok Barat. Di hadapan ratusan pelaku jasa konstruksi, Bupati yang akrab disapa LAZ itu menyampaikan pesan keras, tegas, dan inspiratif untuk mendorong transformasi dunia konstruksi di daerah. Kamis (02/06/2026)


Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Bupati LAZ mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muscab IX. Ia menyebut forum lima tahunan ini sebagai momentum penting bagi pelaku konstruksi untuk mengevaluasi diri dan bergerak ke arah yang lebih baik.


Ajak Pelaku Konstruksi Berbenah dan Berubah 

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menekankan bahwa tantangan industri konstruksi saat ini tidak bisa dijawab dengan cara-cara lama. Menurutnya, seluruh pelaku usaha harus berani berbenah dan merubah pola pikir. 


"Tentang dunia konstruksi kita harus berbenah. Kita harus rubah pola dan cara yang baru. Kalau kita mau maju harus merubah diri, kita harus pandai menempatkan diri dan merubah diri," ujar Bupati LAZ. 


Ia menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan digitalisasi. Bisnis jasa konstruksi, kata dia, sudah berbasis IT. Siapa yang lambat beradaptasi akan tertinggal. 


"Bisnis ini berbasis IT, teknologi ini penting. Kita harus bisa melakukan perubahan," tegasnya.


Jangan Bergantung pada Satu Usaha, Kuatkan Jaringan

Bupati juga mengingatkan agar pelaku konstruksi tidak terpaku pada satu jenis usaha saja. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, diversifikasi dan keberanian mengambil risiko menjadi kunci bertahan dan berkembang. 


"Harus lebih berani pertahankan yang ada, tambah yang baru. Artinya harus punya berbagai macam usaha, kita tidak fokus pada satu usaha. Terkadang untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik kita harus berani dan berkorban untuk kemajuan kita bersama," jelasnya. 


Bupati LAZ mendorong para kontraktor membangun jaringan yang luas. Kolaborasi dan networking disebutnya sebagai penopang utama agar usaha tidak rapuh saat menghadapi guncangan ekonomi. 


"Kondisi kita tidak bisa menggantungkan diri pada satu usaha, kita harus punya networking," katanya.


Lirik UMKM dan Baca Peluang

Menariknya, Bupati juga mengajak pelaku konstruksi melirik sektor UMKM dan ritel. Menurutnya, usaha yang terlihat kecil justru bisa memberi hasil yang luar biasa jika digarap dengan serius dan kreatif. 


"Di tengah kompetisi yang ketat kita harus bisa mempunyai terobosan-terobosan baru. Kreativitas kita harus mampu melirik bisnis-bisnis yang bersifat ritel UMKM. Kelihatannya kecil tetapi hasilnya luar biasa," ujarnya. 


Ia mengingatkan kondisi ekonomi saat ini menuntut kepekaan membaca peluang. "Kondisi saat ini kita tidak sedang baik-baik saja. Kita harus bisa membaca peluang yang ada untuk memajukan kita bersama. Kita akan selalu berkolaborasi," tegas Bupati.


Profesional, Integritas, dan Kualitas Jadi Kunci

Bupati LAZ menutup sambutannya dengan menekankan tiga kata kunci: profesionalitas, integritas, dan kualitas. Ia menyebut perubahan hanya akan terjadi jika diiringi dengan ikhtiar dan komitmen menjaga mutu pekerjaan. 


"Kita bisa berhijrah untuk kehidupan yang lebih baik. Kalau kita ingin maju kita harus berikhtiar lebih profesional dan integritas itu sangat penting untuk kemajuan kita bersama. Inovasi, kreativitas itu penting, kualitas harus kita jaga untuk hasil yang maksimal," ujarnya.


Pengabdian dan Pelayanan Jadi Fondasi

Pesan paling kuat disampaikan Bupati di akhir sambutan. Ia mengingatkan bahwa menjadi pelaku konstruksi di daerah berarti menjadi pelayan masyarakat. 


"Pengabdian ini penting, melayani masyarakat itu penting. Kita ini pelayan masyarakat. Hidup ini adalah pengabdian dan melayani dengan hati yang tulus," kata LAZ. 


Ia pun berpesan agar GAPENSI Lombok Barat di bawah kepengurusan baru bisa semakin solid dan kompak. "GAPENSI harus lebih solid ke depannya," tutup Bupati Lombok Barat. (H A)

×
Berita Terbaru Update