Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Sardi Efendi meninjau progres pekerjaan di sejumlah titik proyek bersama jajaran terkait. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus memperhatikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta keselamatan para pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Bekasi Timur.
Selain perbaikan badan jalan, proyek juga mencakup pembenahan saluran drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab genangan air ketika hujan deras. Dengan sistem drainase yang lebih baik, pemerintah berharap potensi banjir lokal dapat berkurang sehingga aktivitas warga dan pelaku usaha di sekitar Pasar Baru Bekasi tidak lagi terganggu.
Ketua DPRD juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek agar menjaga mutu pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya harus selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang tanpa menimbulkan persoalan baru.
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Penataan Jalan Ir. Juanda menjadi salah satu proyek strategis karena merupakan jalur penghubung yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan cukup tinggi setiap harinya.
Melalui pengawasan yang dilakukan DPRD, diharapkan seluruh proses pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan hasil yang maksimal. Masyarakat pun diharapkan dapat segera merasakan manfaat dari infrastruktur yang lebih baik, baik dari sisi kelancaran lalu lintas maupun pengurangan risiko genangan di kawasan Bekasi Timur.(*/ADV)
