Cegah Kejahatan 3C Hingga Respon Kebakaran Lahan, Tim URC Puma Polda NTB Gelar Patroli Strong Point Dini Hari

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Cegah Kejahatan 3C Hingga Respon Kebakaran Lahan, Tim URC Puma Polda NTB Gelar Patroli Strong Point Dini Hari

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-08-30T15:35:37Z

 


XPOSETV//Mataram , NTB – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB mengintensifkan patroli Strong Point sejak Sabtu (29/8/2026) malam hingga Ahad (30/8/2026) dini hari. Langkah preventif ini digelar untuk menyisir titik-titik rawan guna meminimalisasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), aksi tawuran, balap liar, hingga penanganan darurat bencana lahan. Minggu (30/08/2026)


Patroli dipimpin oleh Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H., dengan menerjunkan dua unit kendaraan operasional URC Puma. Rute patroli menyusuri kawasan strategis di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, meliputi Jl. Terusan Bung Hatta (Jl. Baru Monjok), Simpang Pasar Sayang-Sayang, Perumahan Geria Pagutan Indah, Jl. TGH Faesal Mandalika, hingga Kompleks BTN Pepabri.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini fokus pada tindakan pencegahan dini di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.


"Tim URC Puma Jatanras melaksanakan patroli Strong Point sebagai langkah pencegahan langsung di lapangan agar situasi kamtibmas tetap aman, damai, dan kondusif," tegas Kombes Pol. Kholid dalam keterangannya.


Garda Terdepan dan Respon Cepat Kebakaran Lahan

Selain melakukan pendekatan dialogis dengan warga untuk mencegah aksi balap liar dan kejahatan jalanan, tim URC Puma juga menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam merespons laporan darurat. Sekitar pukul 21.15 Wita, tim menerima informasi terjadinya kebakaran lahan perbukitan di Dusun Loco, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.


Personel patroli langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan area. Berdasarkan pendataan di lapangan, sumber api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kabupaten Lombok Barat tanpa menimbulkan korban jiwa. Kebakaran diduga dipicu percikan petasan yang dinyalakan warga untuk mengusir kawanan monyet liar, yang kemudian menyambar rumput ilalang kering.


"Begitu menerima informasi kebakaran lahan, tim patroli langsung bergerak mengecek lokasi. Sinergi di lapangan berjalan cepat, api berhasil dipadamkan Damkar, dan situasi lokasi dipastikan aman," terangnya.


Penyisiran Jam Rawan Kejahatan 3C

Usai penanganan di Batulayar, patroli berlanjut menuju wilayah Kecamatan Sandubaya sekitar pukul 22.00 Wita untuk membubarkan potensi kerumunan remaja yang rawan memicu tawuran maupun balap liar.


Memasuki tengah malam hingga pukul 00.30 Wita, penyisiran difokuskan pada pemukiman padat penduduk seperti Perumahan Geria Pagutan Indah dan BTN Pepabri. Upaya ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana 3C pada jam-jam rawan kejahatan sebelum tim kembali ke Mako Polda NTB untuk konsolidasi.


Polda NTB memastikan patroli Strong Point berbasis pemetaan titik rawan ini akan terus dievaluasi dan digelar secara rutin. Kehadiran polisi secara intensif diharapkan dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman nyata bagi masyarakat Mataram dan sekitarnya. (H A)

×
Berita Terbaru Update