XPOSETV//Mataram, NTB – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Khaerul Huda, Lingkungan Irigasi, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Ratusan warga memadati area masjid sejak pagi hari untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Minggu (30/08/2026).
Acara bernuansa religius ini dihadiri langsung oleh Kepala Lingkungan Irigasi Ruslan (Abah Land), Ketua Pengurus Masjid Khaerul Huda H. M. Yusuf, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah dari wilayah Lingkungan Irigasi dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Lingkungan Irigasi Ruslan (Abah Land) menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum krusial untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kerukunan warga. Ia mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentengi generasi muda dengan nilai-nilai agama.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Khaerul Huda H. M. Yusuf menyampaikan apresiasi atas gotong royong warga dan panitia. Ia berharap masjid senantiasa menjadi pusat pembinaan umat, baik kegiatan keagamaan, pendidikan, maupun sosial kepemudaan.
Puncak acara diisi tausiah oleh Ustadz Prof. Dr. H. Jamaluddin, MA., yang mengusung tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Bermasyarakat". Dalam ceramah berdurasi 40 menit tersebut, beliau menyoroti empat sifat utama Rasulullah SAW:
* Shiddiq (Jujur): Fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
* Amanah (Terpercaya): Bentuk tanggung jawab dalam mengelola keluarga, pekerjaan, hingga jabatan.
* Tabligh (Menyampaikan Kebenaran): Saling mengingatkan dalam kebaikan dengan cara bijak dan tanpa mencela.
* Fathanah (Cerdas): Kecerdaan memilah informasi di era digital, mendidik anak, serta menyelesaikan persoalan hidup.
Prof. Jamaluddin juga mengingatkan jemaah untuk menjauhi ghibah, fitnah, dan ujaran kebencian demi menjaga persatuan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan daerah dan bangsa, kemudian diakhiri ramah tamah antarwarga. (H A)







