Tragedi Liburan Maut di Senggigi, Satu Keluarga WNA Inggris Terseret Arus Pantai Kerandangan II, 1 Meninggal Dunia!

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tragedi Liburan Maut di Senggigi, Satu Keluarga WNA Inggris Terseret Arus Pantai Kerandangan II, 1 Meninggal Dunia!

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB | 0B Last Updated 2026-08-22T14:03:19Z


XPOSETV//Lombok Barat , NTB — Momen liburan yang menyenangkan berubah menjadi duka mendalam bagi satu keluarga wisatawan mancanegara asal Inggris. Saat tengah menikmati keindahan Pantai Kerandangan 2, Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, rombongan keluarga tersebut digulung arus ombak yang sangat kuat pada Rabu (19/8/) sore. Sabtu (22/08/2026)


Meski sempat mendapatkan penanganan medis darurat, insiden naas ini memakan korban jiwa. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat anggota keluarga lainnya berhasil diselamatkan.


Kronologi Kejadian: Berenang Berujung Petaka

Insiden memilukan ini bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Berdasarkan keterangan para saksi mata di lokasi kejadian, lima orang anggota keluarga WNA asal Inggris tersebut sedang berenang bersama di kawasan Pantai Kerandangan 2.


Tanpa diduga, arus ombak pantai yang mendadak membesar dan kuat menggulung tubuh mereka. Kesulitan untuk kembali ke tepi pesisir, para korban terombang-ambing di tengah laut dan berteriak histeris meminta pertolongan warga.


Melihat situasi darurat tersebut, warga setempat bersama pengelola wisata di sekitar pantai bertindak cepat. Dengan peralatan seadanya—mulai dari jetski hingga perlengkapan selam yang tersedia warga nekat menerjang ombak untuk mengevakuasi kelima korban ke daratan.


Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., membenarkan adanya musibah laut yang menimpa keluarga turis asing tersebut.


"Kami dari Polsek Batulayar menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 15.45 WITA terkait insiden tenggelamnya lima orang WNA di Pantai Kerandangan 2. Anggota piket SPKT segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan mengumpulkan keterangan saksi," ujar AKP I Putu Krisna Varananda.


Penanganan Medis Kritis di RS Bhayangkara

Seketika berhasil dievakuasi ke darat, para korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram menggunakan kendaraan warga. Rombongan tiba di IGD pada pukul 16.00 WITA dan langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.


Tim dokter RS Bhayangkara Mataram mengambil tindakan medis darurat, meliputi:

 * Resusitasi Jantung Paru (RJP)

 * Pemasangan oksigen menggunakan ambu bag

 * Pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG)

 * Pemeriksaan refleksi pupil mata


Sayangnya, meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa salah satu korban tidak dapat diselamatkan. Pada pukul 16.10 WITA, dokter menyatakan korban berinisial NI (54), pria berkewarganegaraan Inggris, telah meninggal dunia.


Sementara itu, empat anggota keluarga lainnya dinyatakan selamat, yaitu:

 * KI (52) – Istri korban

 * DP (11) – Anak korban

 * IA (13) – Anak korban

 * IO (16) – Anak korban


Pihak tim dokter RS Bhayangkara Mataram telah memberikan penjelasan medis secara rinci kepada pihak keluarga mengenai kronologi upaya medis yang telah dilakukan.


Langkah Kepolisian dan Pemindahan Jenazah

Guna penanganan lebih lanjut, pada pukul 17.00 WITA, jenazah NI (54) dipindahkan dari RS Bhayangkara menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB menggunakan ambulans medis untuk penitipan jenazah sementara.


Jajaran Polres Lombok Barat melalui Polsek Batulayar memastikan seluruh prosedur hukum dan kepolisian telah dijalankan secara profesional. Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), membantu evakuasi para korban, memproses olah data, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata guna memastikan kelengkapan laporan peristiwa ini. (H A)

×
Berita Terbaru Update