GOWA — Kehadiran Satgas TMMD ke‑130 di Desa Kalebarembeng tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi saling bantu antarwarga. Dalam pengerjaan RTLH milik Bapak Ismail yang kini mencapai 72 persen, warga terlihat antusias turun langsung ke lokasi bekerja berdampingan dengan personel TNI.
Mulai dari pengadukan material, pemasangan batako, hingga perapian fasilitas pendukung, semua dikerjakan bersama dengan penuh kehangatan. Kerja sama ini membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan masyarakat.
Banyak warga yang sebelumnya jarang berinteraksi kini terlihat saling bercanda sambil bekerja, menunjukkan bahwa kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan ini jauh lebih berharga daripada sekadar bangunan yang berdiri. Semangat ini menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi kemajuan desa.
Warga berharap tradisi gotong royong ini tidak berhenti saat program TMMD selesai, tetapi terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan ke depannya. Kekompakan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Kalebarembeng memiliki ikatan yang kuat dan peduli satu sama lain.
Selain menghadirkan hunian yang aman dan sehat bagi keluarga Bapak Ismail, program ini terbukti berhasil menumbuhkan kembali semangat kebersamaan yang kian terjaga di Kecamatan Bontonompo.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar