450 Prajurit Yonif 715/Motuliato Diberangkatkan untuk Penugasan ke Papua
Xposetv.Live ,KOTA GORONTALO — Sebanyak 450 personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif 715/Motuliato (MTL) resmi diberangkatkan menuju rangkaian persiapan penugasan ke wilayah Papua. Upacara pemberangkatan dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., di Dermaga IV Pelindo Kota Gorontalo, Kamis (27/8/2026).
Upacara yang berlangsung sejak pukul 08.08 WITA tersebut dihadiri sekitar 500 orang. Sejumlah pejabat TNI dan Polri turut hadir, di antaranya Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang, serta jajaran Kodam XIII/Merdeka dan satuan terkait.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Mirza Agus menekankan agar seluruh prajurit melaksanakan latihan pratugas dengan sungguh-sungguh. Para personel diminta menyerap seluruh pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman yang diberikan selama masa persiapan.
Menurutnya, penugasan di Papua tidak hanya menuntut keberanian dan kemampuan tempur, tetapi juga kematangan sikap, kemampuan berkomunikasi, kesabaran, serta kearifan ketika berinteraksi dengan masyarakat.
Prajurit juga diminta menghormati adat istiadat dan budaya masyarakat setempat serta membangun komunikasi yang baik.
«“Kehadiran kalian harus mampu memberikan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya dalam amanat.»
Pangdam XIII/Merdeka turut mengingatkan seluruh personel agar menjaga disiplin dan mematuhi hukum. Ia menegaskan, setiap bentuk pelanggaran dapat berdampak terhadap citra institusi TNI.
Selain itu, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Para prajurit diminta bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang dapat membahayakan personel maupun kepentingan pelaksanaan tugas.
Jalani Pratugas Selama Dua Bulan
Sebanyak 450 personel Yonif 715/MTL tersebut selanjutnya akan menjalani latihan pratugas di daerah latihan Pusdikpasus selama kurang lebih dua bulan.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan dan latihan, Satgas akan melanjutkan perjalanan menuju wilayah penugasan di Provinsi Papua sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 715/Motuliato.
Mayjen TNI Mirza Agus meminta para prajurit menjadikan penugasan tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan kualitas, soliditas, disiplin, dan profesionalisme prajurit Kodam XIII/Merdeka.
Ia juga mengingatkan agar keberanian dalam menjalankan tugas tetap dilandasi perhitungan yang matang, disiplin, serta kepatuhan terhadap aturan.
“Saya yakin dan percaya, dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 715/Motuliato akan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.
Upacara berlangsung tertib dan aman hingga selesai sekitar pukul 09.00 WITA.
Pemberangkatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan panjang sebelum para prajurit menjalankan tugas di daerah penugasan. Dukungan keluarga, masyarakat, serta kesiapan profesional prajurit menjadi bagian penting dalam menghadapi medan tugas yang akan mereka jalani.








