Foto; DPC 212 dan Ketua Umum 212 Dalam Rangka Konsulidasi di Sekretariat DPC Kota Kediri.
XPOSETV Kediri -- 17 AGUSTUS 2026 — Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana (Mas Dana), menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh rakyat Indonesia.
Momentum 17 Agustus 2026, menurut Rahmat Putra Perdana, tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial dan perayaan semata. Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, serta memastikan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh rakyat.
Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini mengusung tema resmi “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Pemerintah menyatakan tema tersebut menjadi gambaran semangat dan kerja nyata dalam mewujudkan cita-cita kebangsaan.
“Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Semoga bangsa Indonesia tetap kuat, semakin bersatu, semakin dewasa dalam menghadapi berbagai persoalan, dan terus bergerak menuju Indonesia yang lebih baik, berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera.”
KEMERDEKAAN BUKAN SEKADAR PERAYAAN
Rahmat Putra Perdana menegaskan bahwa kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengibarkan bendera atau mengikuti upacara.
Kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk nyata melalui pemerintahan yang bekerja untuk rakyat, pembangunan yang merata, pelayanan publik yang berkualitas, penegakan hukum yang adil, serta kebijakan yang memberikan ruang dan kesempata bagi masyarakat untuk berkembang.
Menurutnya, rakyat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan publik yang baik dan pembangunan yang tepat sasaran.
Oleh karena itu, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk ikut berpartisipasi dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Kemerdekaan harus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Rakyat harus mendapatkan pelayanan yang baik, pembangunan yang adil, serta kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Inilah bentuk nyata bagaimana kita mengisi kemerdekaan.”
212: MITRA KRITIS DAN KONSTRUKTIF BAGI PEMERINTAH
Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menegaskan bahwa keberadaan lembaga tersebut bukan untuk menjadi bagian dari konflik politik ataupun menjadi kelompok yang selalu berseberangan dengan pemerintah.
Sebaliknya, 212 akan terus mendorong terciptanya sinergitas antara masyarakat sipil dengan pemerintah, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
Namun demikian, sinergitas tidak boleh dimaknai sebagai sikap diam terhadap persoalan masyarakat.
Sinergitas harus berjalan beriringan dengan fungsi kontrol sosial.
Apabila terdapat kebijakan yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka wajib didukung.
Sebaliknya, apabila ditemukan persoalan, ketidaktepatan pelaksanaan, pelayanan yang belum maksimal, atau program yang dinilai belum menyentuh kepentingan masyarakat, maka aspirasi harus disampaikan secara objektif, berdasarkan fakta, data, dan mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami ingin membangun hubungan yang sehat dengan pemerintah. Kami siap mendukung program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Tetapi ketika ada persoalan yang menyangkut kepentingan rakyat, kami juga tidak akan tinggal diam. Aspirasi masyarakat harus disampaikan dan dikawal secara tegas, objektif, dan sesuai aturan.”
SINERGITAS DARI DAERAH HINGGA PUSAT
Rahmat Putra Perdana berharap keberadaan 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera dapat semakin memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.
Sinergitas tersebut harus dibangun dari tingkat daerah hingga provinsi dan pemerintah pusat.
Menurutnya, koordinasi yang baik akan mempermudah penyampaian aspirasi masyarakat dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.
“Harapan saya, dengan semakin kuatnya lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, komunikasi dan sinergitas dengan seluruh lini pemerintahan juga semakin kuat. Pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat harus dapat bersinergi dengan masyarakat agar setiap persoalan dapat dikawal dan dicarikan solusi secara bersama-sama.”
KAWAL KINERJA, BUKAN MENCARI KESALAHAN
Ketua Umum menekankan bahwa fungsi pengawalan yang dilakukan organisasi harus tetap berada pada koridor kepentingan masyarakat.
Pengawalan bukan berarti mencari-cari kesalahan pemerintah.
Sebaliknya, pengawalan dimaksudkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memastikan kebijakan dan program pemerintah dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Pemerintah membutuhkan kritik yang sehat. Masyarakat membutuhkan pemerintah yang terbuka. Keduanya harus bertemu dalam semangat membangun Indonesia.
Rahmat Putra Perdana juga mengingatkan seluruh jajaran organisasi agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menggunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi.
Setiap langkah organisasi harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan menjaga marwah lembaga.
APRESIASI UNTUK SELURUH JAJARAN 212
Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Ketua Umum menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera.
Apresiasi diberikan kepada:
Dewan Pembina
Dewan Pertimbangan
Pengurus Pusat
DPD Provinsi Jawa Timur
11 DPC, yaitu:
DPC Tulungagung
DPC Kabupaten Kediri
DPC Kota Kediri
DPC Kabupaten Jombang
DPC Blitar Raya
DPC Kabupaten Trenggalek
DPC Kabupaten Ponorogo
DPC Kabupaten Mojokerto
DPC Kabupaten Lamongan
DPC Kabupaten Gresik
DPC Kota Batu
Menurut Rahmat Putra Perdana, seluruh jajaran tersebut memiliki peran penting dalam menjalankan roda organisasi dan ikut mengambil bagian dalam mengawal berbagai persoalan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Pengurus Pusat, DPD Provinsi Jawa Timur, serta seluruh jajaran 11 DPC. Terima kasih atas kerja keras, loyalitas, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.”
JANGAN BIARKAN KEMERDEKAAN KEHILANGAN MAKNA
Menurut Ketua Umum, tantangan bangsa Indonesia setelah 81 tahun merdeka tidak semakin ringan.
Persoalan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, infrastruktur, lingkungan, serta berbagai persoalan sosial membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.
Karena itu, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan.
Masyarakat harus menjadi bagian dari proses pembangunan sekaligus memiliki ruang untuk menyampaikan kritik dan aspirasi.
“Jangan sampai kemerdekaan hanya kita rayakan setiap tanggal 17 Agustus, tetapi nilai-nilai kemerdekaan tidak hadir dalam kehidupan rakyat. Kemerdekaan harus menghadirkan keadilan, kesempatan, perlindungan, kesejahteraan, dan kepastian bagi masyarakat.”
TEGAS DALAM ASPIRASI, SANTUN DALAM SIKAP
212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan dengan mengedepankan sikap tegas dalam menyampaikan aspirasi, santun dalam berkomunikasi, objektif dalam melihat persoalan, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan.
Setiap informasi yang diterima dari masyarakat harus diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik.
Setiap kritik harus memiliki dasar.
Setiap tuntutan harus memiliki alasan.
Dan setiap perjuangan harus tetap berada dalam koridor hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kita tidak ingin menjadi organisasi yang hanya ramai ketika ada persoalan. Kita ingin hadir ketika masyarakat membutuhkan pendampingan, ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk menyampaikan aspirasi, dan ketika pemerintah membutuhkan mitra untuk mendapatkan masukan dari bawah.”
MENUJU INDONESIA BERDAULAT, ADIL, DAN MAKMUR
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi titik temu antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat gotong royong.
Pemerintah menjalankan kewenangannya dengan baik.
Masyarakat menjalankan fungsi partisipasi dan kontrol sosialnya.
Organisasi masyarakat menjalankan peran sosialnya secara bertanggung jawab.
Ketiga unsur tersebut, apabila berjalan dalam satu arah, akan memperkuat pembangunan nasional dan mempercepat tercapainya cita-cita kemerdekaan.
Rahmat Putra Perdana menegaskan bahwa 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera akan terus berupaya menjaga semangat persatuan dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak demi kepentingan masyarakat luas.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Mari kita kuatkan persatuan, kita bangun sinergitas, kita kawal pemerintahan, dan kita perjuangkan kepentingan masyarakat. Tujuan akhirnya bukan kebesaran organisasi, tetapi terciptanya masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.”
PESAN KETUA UMUM
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.”
“Semoga Indonesia semakin kuat, semakin bersatu, semakin berdaulat, semakin adil, dan semakin makmur.”
“Mari kita jaga Merah Putih. Mari kita jaga persatuan. Mari kita kawal pembangunan. Mari kita perjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Rahmat Putra Perdana (Mas Dana)
Ketua Umum
212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera
SALAM 212
LORO SIJI LORO
RAKYAT MAKMUR SEJAHTERA
MERDEKA! 🇮🇩 ( Yanto).







