Iklan Head

Health

KAPOLSEK GUNUNGSARI TURUN LANGSUNG! 40 JERIGEN BBM DIAMANKAN, DUGAAN PENIMBUNAN DAN PENGOPLOSAN DISELIDIKI

Rabu, 14 Oktober 2026, Oktober 14, 2026 WIB Last Updated 2026-10-14T07:57:28Z



Berawal dari Laporan Warga, Polisi Bersama TNI dan Pemerintah Setempat Cek Lokasi di Desa Kekait, Lombok Barat. Sebanyak 21 Jerigen Berisi BBM dan 19 Jerigen Kosong Dibawa ke Mapolsek.


XPOSETV//LOMBOK BARAT, NTB — Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penimbunan dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM), Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H., bersama personel gabungan dan unsur pemerintah setempat melakukan pengecekan langsung di Dusun Batu Butir, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (13/10/2026).


Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan 40 jerigen yang terdiri atas 21 jerigen berisi BBM dan 19 jerigen kosong. Seluruh jerigen kemudian dibawa ke Mapolsek Gunungsari untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Temuan ini menjadi perhatian aparat setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Namun, dugaan penimbunan maupun pengoplosan BBM masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan berdasarkan barang bukti dan keterangan yang diperoleh petugas.


Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.


"Kami menindaklanjuti informasi warga dengan segera mengecek lokasi. Saat ini barang bukti sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan," kata AKP Rosyadi.


BERAWAL DARI LAPORAN WARGA

Informasi awal diterima Bhabinkamtibmas Desa Kekait bersama Kasi Pemerintahan Desa Kekait, Ahmad Kutbi, sekitar pukul 08.30 Wita.


Dalam laporan tersebut, warga menyampaikan adanya aktivitas yang dianggap mencurigakan. Masyarakat juga menginformasikan bahwa terdapat tiga kendaraan yang kerap terlihat terparkir di sekitar lokasi.


Informasi itu kemudian diteruskan melalui Kanit Binmas Polsek Gunungsari untuk ditindaklanjuti.

Merespons laporan tersebut, AKP Imran Rosyadi langsung memimpin personel gabungan menuju lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemeriksaan awal.


Sekitar pukul 10.30 Wita, tim gabungan yang terdiri atas unsur Polsek Gunungsari, Koramil 1606-08/Gunungsari, serta pemerintah kecamatan tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara.


Menurut Kapolsek, koordinasi lintas sektor diperlukan agar penanganan berjalan tertib dan sesuai prosedur.


"Kami bergerak bersama unsur terkait supaya penanganan di lapangan berjalan tertib. Kami juga mengapresiasi warga yang peduli dan segera menyampaikan informasi kepada petugas," tuturnya.


40 JERIGEN DIAMANKAN, UNIT RESKRIM LAKUKAN PENYELIDIKAN

Dari hasil pengecekan, petugas mengamankan 40 jerigen dengan rincian 21 jerigen berisi BBM dan 19 jerigen kosong.


Seluruh barang tersebut dibawa ke Mapolsek Gunungsari sebagai bagian dari proses penanganan perkara.


Saat ini, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Gunungsari masih mendalami temuan tersebut, termasuk menelusuri asal-usul BBM, dugaan aktivitas yang dilaporkan masyarakat, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan keberadaan jerigen di lokasi.


Meski demikian, belum ada kesimpulan bahwa barang bukti tersebut berkaitan dengan tindak pidana penimbunan atau pengoplosan BBM. Kepastian mengenai dugaan pelanggaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.


"Perkara ini masih dalam penyelidikan. Kami akan mendalami temuan di lokasi berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh," tegas AKP Rosyadi.


Penanganan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap secara terang aktivitas di lokasi tersebut berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.


SINERGI POLISI, TNI, DAN PEMERINTAH KECAMATAN

Pengecekan lokasi turut dihadiri Camat Gunungsari H. Zulkipli, S.Kep., Ners., serta Danramil 1606-08/Gunungsari Kapten Inf Hamdan, S.Adm.


Kehadiran unsur kepolisian, TNI, dan pemerintah kecamatan mencerminkan koordinasi antarlembaga dalam merespons laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.


Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Meski demikian, setiap laporan tetap harus ditindaklanjuti secara profesional dengan mengedepankan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.


POLISI IMBAU MASYARAKAT TETAP WASPADA

Kapolsek Gunungsari mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyimpulkan suatu perkara sebelum ada hasil penyelidikan resmi.


Warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas Bhabinkamtibmas atau melalui layanan Call Center Polri 110.


"Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan. Informasi bisa disampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau melalui Call Center Polri 110," pungkasnya.


Perkembangan kasus dugaan penimbunan dan pengoplosan BBM di Dusun Batu Butir, Desa Kekait, kini menunggu hasil pendalaman Unit Reskrim Polsek Gunungsari.


(H A)
XPOSETV NTB — Media Arah Baru

Komentar

Tampilkan

  • KAPOLSEK GUNUNGSARI TURUN LANGSUNG! 40 JERIGEN BBM DIAMANKAN, DUGAAN PENIMBUNAN DAN PENGOPLOSAN DISELIDIKI
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Google News


 

LOWONGAN KERJA


 

VERIFIKASI

 


JMSI

 


LAPAS


 

SMARTFREN


 

KEMENDESA

 


Topik Populer

Banner