Iklan Head

Health

Pertama Kali, MTQ XXXII Tuban Buka Jalur Mandiri, Puluhan Peserta Ikut Bersaing

Senin, 19 Oktober 2026, Oktober 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-18T21:15:27Z



TUBAN, XPOSE TV – Ada yang berbeda pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Kabupaten Tuban tahun 2026. Untuk pertama kalinya, panitia membuka jalur pendaftaran mandiri bagi peserta di luar kafilah resmi kecamatan. Terobosan ini memberi ruang lebih luas bagi peserta berprestasi untuk tetap berkompetisi dan mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.


Dari total 476 peserta MTQ ke-32, sebanyak 412 orang merupakan utusan dari 20 kecamatan, sementara 64 peserta lainnya berasal dari jalur mandiri.


Plt. Kabag Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tuban yang juga panitia MTQ, Irma Putri Kartika, menjelaskan peserta jalur mandiri adalah mereka yang sudah memiliki pengalaman lomba MTQ dan dibuktikan dengan piagam penghargaan.


"Minimal pernah meraih juara di tingkat kecamatan," ujarnya.


Menurutnya, dibukanya jalur mandiri menjadi upaya memberi kesempatan bagi peserta yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang Al-Qur’an agar tetap bisa tampil di tingkat kabupaten.


Pada tahun ini, MTQ ke-32 mempertandingkan 24 golongan dari delapan cabang lomba. Seluruh rangkaian perlombaan dipusatkan di 11 venue yang tersebar di kompleks Pendapa Kridha Manunggal dan Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban.


Sebelumnya, saat pengukuhan Dewan Hakim dan Panitera MTQ XXXII pada Jumat (16/10/2026) malam, Sekda Tuban sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, menekankan pentingnya integritas dan objektivitas dalam penilaian.


Ia memastikan dewan hakim dan panitera harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung kejujuran, serta memberikan penilaian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.


"Integritas dewan hakim menjadi kunci untuk menjaga kualitas dan kredibilitas MTQ. Setiap peserta harus mendapatkan kesempatan dan penilaian yang adil berdasarkan kemampuan masing-masing," tegasnya.


Ia menambahkan, profesionalitas dalam penilaian menjadi faktor penting agar seluruh peserta dapat berkompetisi secara sportif dan adil.


Sementara itu, pada pembukaan MTQ XXXII, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono menyebut MTQ lebih dari sekadar lomba membaca, menghafal, dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.


Menurutnya, kecintaan itu tidak cukup hanya pada kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga harus diwujudkan dengan memahami makna dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


"Melalui MTQ ke-32 tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan cabang lomba lainnya, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak," tuturnya.


Melalui gelaran MTQ ini, Pemkab Tuban berharap syiar Islam semakin meluas, ukhuwah Islamiyah makin kokoh, serta tumbuh masyarakat yang religius dan berkarakter. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat agar nilai-nilai Al-Qur’an terus dihidupkan dalam keluarga, masyarakat, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



Komentar

Tampilkan

  • Pertama Kali, MTQ XXXII Tuban Buka Jalur Mandiri, Puluhan Peserta Ikut Bersaing
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Google News


 

LOWONGAN KERJA


 

VERIFIKASI

 


JMSI

 


LAPAS


 

SMARTFREN


 

KEMENDESA

 


Topik Populer

Banner