XPOSETV//Lombok Tengah NTB - Dewan pengurus cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Kabupaten Lombok Tengah kali ini ikut turun menyalurkan bantuan berupa pakaian dan sejumlah uang hasil dari donasi semua anggota HPI Kabupaten Lombok Tengah yang peduli untuk korban kebakaran Kampung adat Sade. Selasa (25/08/2026)
Mantan Ketua DPC HPI Lombok Tengah Pertama Periode 2010-2018 Karyadi Duyung atau yang akrab di sapa "Amaq aben"yang sekaligus sebagai pelaku usaha jasa penginapan dan rumah makan di Kek Mandalika menyampaikan ini bentuk solidaritas kita sesama penggiat wisata terlebih lagi salah satu warga Kampung adat Sade adalah anggota DPC HPI Lombok Tengah dan kita turut berdukacita atas musibah yang di alami oleh keluarga kami yang ada di kampung Sade semoga tetap di berikan ketabahan dan HPI Lombok Tengah juga open donasi untuk keluarga kami yang di kampung adat Sade bagi semua penggiat parawisata yang peduli dan cinta akan kampung adat sade dan jangan liat berapa nilai yang kami sumbangkan karena ini bentuk solidaritas dan kepedulian dan ini adalah aksi kita yang pertama dan kita terus untuk membuka penggalangan untk aksi aksi selanjutnya karena kita liat dampak sosial nya juga untuk masyarakat yang terdampak dan kami open donasi bisa di salurkan ke rekening atau bisa menghubungi no bendahara HPI Lombok Ungkapnya
Kontak person:081907176117
No rekening :470801006053532
Bank: BRI
A/N. :NURUL AINI
"Harapan kami semua pengurus DPC HPI Lombok Tengah semoga cepet membaik dan ada solusinya cepat baik itu pemerintah pusat maupun daerah dan semua kita yang mencintai parawisata Indonesia terlebih sebentar lagi kita akan menghadapi moto GP karena kita semua tahu kampung adat Sade ini warisan budaya kita yang sudah hidup ratusan tahun lalunya dan pada dasarnya kami terus akan melakukan aksi-aksi ini dengan kami open donasi"
Sementara itu dewan penasihat DPC HPI Lombok Tengah pak Abdul Sahid menyampaikan rasa duka yang mendalam dengan musibah ini dan semoga cepat ada solusi untuk perbaikan tempat bersejarah khususnya bagi kami insan pariwisata Indonesia Karena banyak suka duka kami di wilayah kampung adat ini.
dan PR kita kedepan baik kami di HPI dinas pariwisata dan juga pihak ITDC kedepan Terkait pelaksanaan moto GP bagaimana kita bisa juga menyiapkan destinasi alternatif selain dari Sade masih ada juga kampung adat seperti ENDE nah ini perlu kita pikirkan sampai desa adat Sade bisa kembali seperti biasanya,dan mari kita sama sama mencari solusinya dan kolaborasi antara pemerintah, ITCD dan juga kami HPI NTB Khususnya pengurus yang di Lombok tengah . Ungkapnya. (Erlan)







