Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Kediri Diana Herawati mengatakan Puskesmas menjadi layanan yang paling sering berhubungan langsung dengan masyarakat.
Untuk itu, penanganan aduan perlu dilakukan dengan baik. Menurutnya, aduan maupun kritik dari masyarakat merupakan bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.
“Aduan, kritik, maupun aspirasi yang masuk dari masyarakat jangan lagi kita anggap sebagai beban atau ancaman, melainkan sebagai masukan yang penting bagi kita untuk berbenah,” katanya, Kamis (2/7).
Ia menambahkan, para admin pengelola aduan dari tiap Puskesmas terus didorong untuk lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memberikan pembekalan penguatan pengelolaan aduan masyarakat lewat aplikasi SP4N-LAPOR. Kegiatan ini diharapkan menambah pemahaman terkait alur penanganan laporan masyarakat agar proses tindak lanjut berjalan lebih cepat dan jelas.
“Melalui sinergi dan penguatan aplikasi SP4N-LAPOR ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan se-Kabupaten Kediri semakin transparan, responsif, dan berintegritas,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar di Tempat Bercakap Kopi, Kecamatan Ngasem tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, baik dari Pemkab Kediri maupun dari Kominfo Provinsi Jawa Timur.
( Yanto).
