GORONTALO,XPOSETV,Live-- Kebakaran lahan terjadi di Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (2/9/2026).
Kobaran api yang terlihat sejak pukul 11.50 WITA tersebut berhasil dipadamkan setelah personel gabungan melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam.
Menindaklanjuti permintaan bantuan dari Damkar Kabupaten Bone Bolango, Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan satu unit mobil Karhutla beserta personel Unit Pammat menuju lokasi.
Personel Dit Samapta tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WITA dan langsung berkoordinasi dengan petugas Damkar serta personel Polsek Suwawa.
Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman sekaligus pengamanan dan sterilisasi di sekitar lokasi kebakaran.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena titik api berada di lahan pada tebing gunung dengan akses yang cukup curam. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik-titik api.
Berkat sinergi dan koordinasi tim gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 16.48 WITA, api dinyatakan padam dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Setelah dilakukan pemeriksaan akhir dan dipastikan tidak terdapat titik api, proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 17.26 WITA.
Dalam kejadian tersebut, objek yang terbakar merupakan lahan di atas gunung yang ditumbuhi rumput liar, pepohonan serta dedaunan kering. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Direktur Samapta Polda Gorontalo Kombes Pol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, S.I.K., melalui personelnya juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.
Adapun penanganan kebakaran melibatkan 6 personel Damkar Kabupaten Bone Bolango, 11 personel Dit Samapta Polda Gorontalo dan 2 personel Polsek Suwawa, dengan dukungan satu unit Rantis Karhutla, satu unit Rantis DMax, satu unit Rantis Truck Dalmas serta dua unit mobil Damkar.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan, tutup alumni akpol 2000.(Stevany)
